DAERAH
Indeks
Ekonomi

Perangkat POS Tunggal Hitachi Memudahkan Pedagang UMKM di Pameran Sabang Merauke

Solusi POS UMKM berbasis perangkat tunggal semakin menjadi perhatian pelaku usaha yang sering berjualan di bazar dan pameran. PT Hitachi Channel Solutions Indonesia memperkuat penerapan teknologi Point of Sales terintegrasi pada Pagelaran Sabang Merauke 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, yang berlangsung 20–23 Agustus 2026. Langkah itu ditujukan agar merchant mikro, kecil, dan menengah dapat menekan kerumitan operasional sambil tetap cepat melayani pembeli.

Bagi banyak pedagang, membawa mesin kasir terpisah, alat pembayaran, dan printer sekaligus terasa merepotkan, apalagi saat event berlangsung singkat dan lokasi berpindah-pindah. Kebutuhan akan kepraktisan itu yang coba dijawab lewat integrasi fungsi transaksi dalam satu unit yang ringkas.

Fokus merchant pada pelanggan, bukan tumpukan alat

Regional Merchant Acquisition Lead Jabodetabek Hitachi Channel Solutions Indonesia, Adityo Mulki Barraufu, menyatakan banyak pelaku usaha ingin berkonsentrasi pada bisnis dan pelanggan tanpa diganggu terlalu banyak perangkat saat bertransaksi. Ia menekankan bahwa mobilitas dan kepraktisan menjadi krusial bagi merchant yang aktif mengikuti bazaar, exhibition, atau kegiatan temporer lainnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan pers pada Selasa, 25 Agustus 2026. Menurutnya, digitalisasi transaksi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan operasional agar alur penjualan lebih rapi dan waktu pelayanan lebih singkat.

Satu EDC Android BCA untuk pesanan hingga cetak bill

Hitachi menghadirkan solusi Hitachi POS Terminal Riding yang berjalan langsung pada perangkat EDC Android BCA. Dengan skema itu, satu alat dapat dipakai mencatat pesanan, memproses transaksi penjualan, menerima pembayaran, hingga mencetak bill. Merchant tidak lagi wajib memisahkan perangkat kasir dan alat pembayaran.

Integrasi fungsi tersebut dinilai membantu pelaku usaha berdaya jelajah tinggi. Cukup membawa satu unit, mereka dapat menjalankan aktivitas penjualan di stan pameran tanpa setup rumit. Efisiensi ini juga mengurangi risiko alat tertinggal atau kabel yang berantakan di area jualan yang sempit.

Ekosistem iForte, BCA, dan komunitas Bangga Lokal

Pagelaran Sabang Merauke digelar dengan kolaborasi Hitachi bersama iForte sebagai penyelenggara serta BCA sebagai penyedia layanan pembayaran. BCA sekaligus mewadahi komunitas Bangga Lokal, sehingga pertemuan antara teknologi, kanal bayar, dan pelaku usaha lokal dapat terjadi dalam satu ruang event.

Model kolaborasi semacam ini memperlihatkan bahwa adopsi digital di level merchant tidak berdiri sendiri. Dukungan penyelenggara acara dan infrastruktur pembayaran turut menentukan seberapa mudah solusi POS diterima di lapangan.

Pelajaran praktis bagi UMKM di Medan dan Sumut

Meskipun peragaan berlangsung di Jakarta, pola kebutuhan merchant di event serupa juga akrab bagi pelaku UMKM di Medan dan Sumatera Utara yang rutin ikut bazar kuliner, pameran kerajinan, atau pasar temporer di pusat perbelanjaan. Prinsip satu perangkat untuk order, bayar, dan struk dapat menjadi acuan saat mereka menilai investasi alat kasir portable.

Yang perlu dicermati adalah kesesuaian fitur dengan jenis dagangan, kestabilan koneksi saat ramai pengunjung, serta kemudahan rekonsiliasi omzet harian. Dengan pemahaman itu, digitalisasi transaksi berpeluang menekan antrean di stan dan memberi catatan penjualan yang lebih tertib tanpa menambah beban logistik.

Secara keseluruhan, penerapan POS terintegrasi di Pagelaran Sabang Merauke 2026 menegaskan arah efisiensi bagi merchant UMKM: lebih sedikit perangkat, alur lebih ringkas, dan fokus tetap pada pelayanan pelanggan. Pengalaman di event nasional itu dapat menjadi referensi bagi komunitas usaha daerah yang ingin menata ulang cara bertransaksi di kegiatan serupa.

Sumber: Sindo News.

Tag: UMKM, transaksi digital, POS Hitachi, EDC BCA, Sabang Merauke, merchant bazar, digitalisasi usaha, Medan Sumut