DAERAH
Indeks
Ekonomi

Pasokan Beras Premium di Gerai Modern Palembang Menurun, TPID Sumsel Turun Tangan

Ketersediaan beras premium Palembang di jaringan ritel modern belakangan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Laporan penurunan pasokan yang cukup terasa dibandingkan pola pengisian rutin mendorong Pemprov Sumsel, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), dan Polda Sumsel melakukan penelusuran bersama. Langkah itu diumumkan di Palembang pada Selasa oleh Sekretaris Daerah Edward Candra.

Bagi pembaca di Medan dan Sumatera Utara, perkembangan ini layak dicermati karena pola fluktuasi beras premium sering menjadi sinyal awal tekanan harga pangan antarprovinsi. Meski peristiwa berpusat di Sumsel, mekanisme TPID dan operasi pasar yang digunakan merupakan praktik yang juga dikenal di daerah lain di Sumatera.

Penelusuran hingga pabrik dan penggilingan

Menurut Edward, pengecekan tidak berhenti di rak toko atau gudang ritel. Tim akan melacak rantai pasok ke fasilitas produksi, termasuk pabrik dan penggilingan, untuk menemukan titik hambatan yang membuat volume masuk ke gerai modern berkurang. Lebih dari 600 gerai ritel modern disebut bergantung pada pasokan rutin tersebut.

Ia menegaskan bahwa barang masih ditemukan di pasaran. Yang berubah adalah kuantitas: pengisian yang biasanya lebih besar kini tampak lebih tipis. Karena itu kondisi ini belum digolongkan sebagai kelangkaan total, melainkan penurunan volume yang perlu dijelaskan akar masalahnya.

Status stok: tersedia tapi volumenya turun

Edward menggambarkan situasi dengan kalimat hati-hati. Beras premium masih ada, hanya saja jumlahnya tidak seberapa dibanding kebiasaan lama. Informasi lapangan juga menyebut kemungkinan gerai atau lokasi lain mengalami pola serupa, sehingga inspeksi pabrik dianggap langkah lanjutan yang mendesak.

Pendekatan itu bertujuan memisahkan antara gangguan distribusi sementara, penyesuaian produksi, atau faktor harga bahan baku. Dengan membedakan ketiga kemungkinan itu, respons kebijakan bisa lebih tepat sasaran tanpa menimbulkan kepanikan di pasar.

Antisipasi lewat SPHP dan operasi pasar

Sebagai langkah penyeimbang, Pemprov Sumsel mendorong penambahan pasokan Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penyaluran dapat lewat depo atau gudang ritel, maupun distribusi yang lebih langsung menyentuh konsumen. Operasi Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah tetap dijalankan sebagai kanal penstabil harga harian.

Kerja sama dengan Bank Indonesia juga diarahkan untuk menyiapkan sejumlah titik di pasar tradisional sebagai depot penyeimbang. Di lokasi itu masyarakat diharapkan tetap bisa mengakses beras SPHP maupun beras premium dalam jumlah yang memadai, sehingga tekanan di ritel modern tidak serta-merta berpindah ke pasar tradisional.

Harga gabah tinggi dan usulan pengaturan distribusi

Pimpinan Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel, Ihsan, menyingkap sisi hulu yang turut menekan pasokan beras premium. Harga gabah saat ini berada di kisaran Rp7.700 per kilogram. Setelah ditambah biaya produksi, pengemasan, dan komponen lain, modal untuk beras premium dapat mendekati Rp16.000. Angka itu memengaruhi perhitungan produsen dan kelancaran rantai pasok ke ritel.

Ihsan mengusulkan pengaturan distribusi gabah ke luar Sumsel yang lebih adaptif. Ketika pasokan lokal terbatas dan harga naik, pengiriman keluar daerah sebaiknya dikurangi. Sebaliknya, pada musim panen, penjualan ke luar Sumsel dapat dibuka kembali agar surplus terserap tanpa menekan stok dalam provinsi.

Kombinasi penelusuran ke pabrik, penambahan SPHP, operasi pasar, serta wacana pengaturan arus gabah menjadi paket respons yang sedang dijalankan di Palembang. Pemantauan lanjutan akan menentukan apakah volume beras premium di ritel modern kembali ke pola normal atau memerlukan intervensi tambahan di tingkat produksi.

Bagi pemantau inflasi pangan di luar Sumsel, termasuk di kawasan Medan, kejelasan data stok dan harga gabah tetap menjadi indikator penting. Transparansi rantai pasok dari penggilingan hingga gerai membantu menjaga kepercayaan publik terhadap ketersediaan beras berkualitas di pasar modern maupun tradisional.

Sumber: Republika.

Tag: beras premium, Palembang, TPID Sumsel, harga gabah, SPHP, operasi pasar, inflasi pangan, Bulog Sumsel